Tuesday, September 5, 2017

Penjelasan Kata Benda pada Bahasa Persia (Belajar Bahasa Persia)

Part 01
.
Noun (Kata Benda)
A. untuk membentuk kata benda indefinite (sebuah), tambahkan sufix"-i". 
Contoh:  "xiābān"(jalan itu)→"xiābāni"(sebuah jalan)
+setelah konsonan/vokal, contoh:"jā"→"jāi"(sebuah tempat)
.
+jika dihubungkan dengan kata'valo'(dan),hanya kata bagian akhir yg diberi sufix"-i", contoh:"kāqaz valo medādi"(sebuah kertas&pensil)
.
+jika dihubungkan dgn kata'yo'(atau), sufix"-i"nya ditambahkan utk dua k.benda tsb,contoh:"sa'ati yā ruzi" dr kata"sa'at" yā ruz"
.
B. Definite direct-object dgn sufix"rā",yg ditulis terpisah dgn k.benda,
contoh:"ketāb rā gereft"=dia mengambil buku itu. 
Utk indefinite(sebuah) sufix"rā" jgn ditambahkan. 
Contoh:"ketāb gereft"=dia mengambil sebuah buku itu.
.
Ketika direct-object noun dihubungkan dgn kata"valo"(dan),sufix"rā" hanya ditambahkan satu kali saja. contoh:"kāqaz va medād rā gereft"=dia mengambil kertas&pensil itu.
.

C. kt. benda plural...("-ān"utk kt.benda orang) dan ("-hā" utk yang bukan orang), contoh:"mehmān"→"mehmānān"& bisa juga memakai "-hā"→"mehmānhā".
Contoh: "Gozāres"→"gozāreshā"(laporan2).
-jika k.benda berakhiran "ā"/"u" maka sufixnya jd "-yān", 
contoh:"dānesju"→"dānesjuyān"(murid2)
-jika berakhiran "e",sufix"-ān" menjadi "-egān",utk sufix"-hā" tdk mengalami perubahan apapun, contoh:"nevisande"→"nevisandegān"(penulis2).

No comments:

Post a Comment

Persamaan Bahasa Arab dengan Bahasa Indonesia

Persamaan Bahasa Arab dengan Bahasa Indonesia           Banyak dari kosakata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari...